Senin, 12 April 2010

Dia

Dia selalu tersenyum, kadang-kadang bibirku dibuatnya kelu ketika senyum itu mengembang di wajahnya,
dan kadang-kadang detak jantungku berubah drastis saat itu juga,
bahkan tak jarang darahku terasa mengalir lebih cepat dari biasanya.

Dia tahu banyak hal, dia memberitahuku banyak hal, hal yang dulunya aku tidak tahu dan tidak pernah terpikir olehku untuk mencari tahu.
Dia bahkan tahu apa yang aku rasakan bahkan ketika aku tidak memberitahukan kepadanya,
dia seolah selalu tahu...

Aku bahkan tidak yakin bahwa dia adalah manusia biasa, sama seperti aku dan kalian,
dia lebih sempurna dari manusia yang terlihat sempurna sekalipun.
Dia seperti jelmaan malaikat yang tidak sengaja di turunkan Tuhan ke bumi.
Tapi beberapa kali dia mengatakan padaku bahwa dia memang benar-benar manusia.
Dan aku kecewa mendengarnya...

-untuk obsesiku selama bertahun-tahun-

2 komentar:

  1. seperti yg aku tulis di atas, itu obsesiku selama bertahun2, sayang dia udah menikah :)

    BalasHapus

Komentar kalian akan masuk moderasi dulu jika kalian komen di postingan lama. Maka jangan khawatir, komentar kalian pasti akan aku baca. :)