Minggu, 02 September 2012

Analogi Cinta dan Sepatu

Cowok itu kalau beli sepatu, mikirnya lamaaaa banget. Pertimbangin ini-itulah, cari yang lebih murah lah. Ujung-ujungnya gak jadi beli.

Cewek itu kalau lihat sepatu bagus, kepingin dan punya uang langsung dibeli. Tapi kalau lihat di tempat lain harganya lebih murah 5 ribu, nyesel.

Milih pasangan itu kayak beli sepatu. Kita gak mungkin beli sepatu yang kebesaran, atau kekecilan, 'kan? Kita pasti memilih sepatu yang pas dan nyaman dipakai. Sama dengan memilih pasangan, kalau gak pas dan nyaman di hati, buat apa dipaksakan?

Katanya sih cowok itu suka gak ambil pusing, tapi kadang cowok berpikir terlalu lama dalam mengambil keputusan, makanya cewek banyak yang ngerasa di-PHP-in. Pedekate lama, ditembak enggak. Ujung-ujungnya si cowok malah jadian sama cewek lain. ("⌣_⌣)/|

Katanya sih cewek itu berperasaan halus, tapi kadang-kadang gak berpikir jauh. Lebih utamain hati. Kalau suka ya suka, kalau gak ya enggak. Tapi kalau sudah suka, kadang bisa ngelakuin hal-hal diluar akal sehat (?). Makanya, kalau harapannya sudah dipatahkan, cewek bisa hancur berkeping-keping karena apa-apa pakai hati.

Ini sebenernya ngomongin apa sih? Intinya apa?! (۳'O')۳

Gak tau.

Eh ada taksi. WOI BANG! TAKSI! ( ‾O‾)/

*ditendang abang taksi*

4 komentar:

Komentar kalian akan masuk moderasi dulu jika kalian komen di postingan lama. Maka jangan khawatir, komentar kalian pasti akan aku baca. :)