Senin, 21 November 2011

Homesick

Kangen rumah, kangen mamah, papah, mas dan mbah kung.
Entahlah akhir-akhir ini pengen pulang terus rasanya, padahal baru sebulan yang lalu ketemu papah mamah. Tapi rasanya pengen pulang pengen pulang.

Andai Jogja-Banjar bisa ditempuh dengan motor, andai Jogja-Banjar tidak perlu beli tiket pesawat, andai Jogja-Banjar seperti Jogja-Magelang. Andai.

Tiket pesawat itu engga murah. Belum lagi harus ninggalin kuliah. Mau ngomong sama mereka kalau pengen pulang, tapi selalu diurungkan lagi. Aku ingat aku bersikeras kuliah di Jogja, harus terima apapun yang terjadi. Homesick itu seharusnya sudah biasa. Gak boleh ngeluh.

Kadang ngiri sama Iby yang bisa pulang dua minggu sekali karena rumahnya di Semarang. Kadang ngiri sama temen-temen yang gak perlu nge-kos karena mereka berdomisili di Jogja.
Kadang... Ah, sudahlah.

*brb hapus air mata*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian akan masuk moderasi dulu jika kalian komen di postingan lama. Maka jangan khawatir, komentar kalian pasti akan aku baca. :)