Senin, 19 September 2011

Kisah Masa Tua Kita Nanti

Kelak kita akan duduk bersebelahan, melihat cucu-cucu kita berlarian di halaman. Dan saling mentertawakan kerutan-kerutan di wajah kita.

Kelak kita akan berjalan-jalan di kebun bersama kucing-kucing peliharaan kita. Melewati tanaman demi tanaman, pohon demi pohon yang dulu kita tanam bersama.

Kelak kita akan duduk di beranda rumah sambil melihat bulan, kamu duduk di kursi goyang sambil menyeruput kopi. Aku duduk di sebelahmu sambil sesekali merapatkan baju hangatmu.

Kelak kita akan mengajari cucu-cucu kita menggambar di manapun, kapanpun. Katamu, badan kita tidak lagi muda, tapi jiwa kita masih sama.

Kelak, aku akan berdiri di sampingmu, menggenggam tanganmu lalu berkata, "Aku mencintaimu..." lalu kamu mengecup dahiku yang sudah mengeriput dan balas berkata, "Aku mencintaimu. Selalu."

2 komentar:

  1. So sweet :D

    Cinta yang abadi kayak gitu jarang :)
    tapi gak ada yang mustahil
    cinta sampai keriput :D

    BalasHapus
  2. hihihi iya.
    Ini terispirasi dari ngeliat pasangan kakek nenek di jalan sambil gandengan gitu :')

    BalasHapus

Komentar kalian akan masuk moderasi dulu jika kalian komen di postingan lama. Maka jangan khawatir, komentar kalian pasti akan aku baca. :)