Sabtu, 18 Januari 2014

Unek-unek Seputar Desain dan Ilustrator

Kuliah Desain Itu (Nggak) Mahal

Sebenarnya, aku nggak terlalu suka ketika ada yang menyebutkan kuliah desain itu mahal dan kepengin banget desainnya dibayar mahal. Mungkin kalian belum pernah kuliah di ISI. Ini bukan berarti aku memperbolehkan kalian membayar semua desainer murah.

Jadi gini, pernah baca blog orang yang isinya menjabarkan kenapa sih biaya desain itu harus mahal, alasannya karena: Kuliah desain mahal, dan kami harus balik modal.
Okay please. Biaya kuliahku sama sekali gak mahal (dibanding sama jurusan DKV di Universitas lain) dan apanya yang harus balik modal? Menurutku, alasan utama kenapa biaya desain itu mahal karena: IDE dan KREATIFITASNYA. Bukan karena kuliah kami mahal dan kami harus balik modal.

Lalu, kalau kamu mau desainmu dibayar mahal, usaha. Lulus kuliah gak punya nama apa-apa dan pengin desainnya dibayar mahal? Wah susah. Sebaiknya, saat kuliah mulai dikit-dikit buka jasa desain pelan-pelan, nanti juga lama-lama banyak orang yang pesan dan pelan-pelan bisa naikkan 'tarif' desainmu 'kan?

Aku paling sebal kalau ada yang mengeluh karena dibayar sangat sedikit. Harusnya ada perjanjian dari awal. Dari kitanya juga harus tegas masalah deal biaya. Jangan cuma bisa ngomong "Ah terserah saja.." Tapi ketika dibayar murah, marah-marah. Duh.

Dulu, awal-awal masuk kuliah juga gak ngerti gimana cara menghargai desain sendiri, tapi lama kelamaan sudah mulai mengerti. Dulu pernah desain cover novel, dan dari awal sudah deal masalah tarif. Jadi saat aku dibayar, jatuhnya seneng, bukan marah-marah. Yang pesan senang, akunya juga senang.


Jadi Illustrator kok Sombong?

Aku follow beberapa ilustrator di instagram karena suka sama gambar-gambar mereka. Tapi sering banget nemuin ilustrator yang ketika foto gambarnya dikomen agak 'gak enak' dikit, dia balesnya sangat sangat sinis. Lalu ketika ada yang komen memuji-muji, dibales sangat ramah.
Sikap inikah yang bisa ditiru sama junior-junior ilustratornya? Apa kata Pak Jokowi (?)

Terus kalau karyanya ditiru sama orang walau gak sama persis, marah-marah gak karuan. Duh Gusti. Saya sebenarnya muak sama hal ini, tapi mau gimana, mungkin mereka menganggap karya mereka itu benar-benar orisinil. Padahal, di dunia ini mana ada sih karya yang orisinil? Semua hasil meniru dan memodifikasi bukan?
Pelukis ternama sekalipun, ketika melukis buah apel, apakah dia tidak meniru bentuk apel yang sebenarnya dulu, atau paling tidak melihat bentuk apel yang sebenarnya kemudian dituangkan ke atas kanvas?
Coba pikirkan lagi.

Kalaupun misalnya karyamu ditiru, lihat sisi positifnya: Artinya karyamu dianggap, mereka menganggap karyamu bagus, dan layak untuk diperlihatkan ke orang banyak. Toh karya kita pasti dan PASTI terinspirasi dari sesuatu. Tidak benar-benar orisinil.
Aku rasa, cuma Tuhan yang boleh marah soal plagiatisme. Karena dia yang punya keorisinalan paling orisinil.

:)

8 komentar:

  1. Aku lagi nggak serius, nggak juga bercanda. Menurutku, alasan kenapa biaya desain itu mahal (selain yang kamu sebutkan), karena desainer bisa merubah dunia :"p Entah dibayar manusia, atau Tuhan.

    Ah, aku baru tau blog-mu. Aku link ya! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hohoho iya mba Au, bisa mengubah dunia dan mengatasi masalah (insyaallah) :">

      Hapus
  2. ah yang bener ka biaya dkv d isi jogja murah biaya hidupnya pan ka d sana mahal tau murah ?.
    betul sekali kata ka asa tapi bagi orang awam ada yang mengaggap desain itu biasa. kaya saya kemaren bikin desain logo orangnya nawar" kaya mau belii sayur aja di pasar jdi saya bingung -_-
    setuju sama kata ka asa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kamu bisa hidup sangat hemat di Jogja :)
      Lagian di ISI banyak beasiswa. Ayo daftar ke ISI! :)

      Hapus
    2. X) Mbak Asa, kebetulan nih. Aku pengen daftar ISI tahun ini. Hm, kira-kira mbak buka bimbel gambar ndak? Anak ISI katanya suka ngadain bimbel nggambar menjelang ujian praktek gitu mbak. Pengen nih belajar gambar sama mbak. Boleh ya..
      Ayyu.

      Hapus
    3. Hai, Ayyu, hubungi aku ya via facebook Asa Laily F Huda atau colek aja aku di twitter @asakecil untuk lebih lanjut, see yaa! Maaf baru sempat dibalas.

      Hapus
  3. Mantap-mantap,,..eh banner kamu udah aku pasangdiblog akupasang balik banner aku ya ?
    http://kebbelet.blogspot.com/

    BalasHapus

Komentar kalian akan masuk moderasi dulu jika kalian komen di postingan lama. Maka jangan khawatir, komentar kalian pasti akan aku baca. :)