Showing posts with label lomography. Show all posts
Showing posts with label lomography. Show all posts

Saturday, June 30, 2012

Once Upon A Time In Neverland








I'm using Fisheye Camera with Kodak film 35mm.
:D

Wednesday, March 21, 2012

Cara memasang filter warna pada Diana F+


Di flashnya yang bagian tengah, ada lubang untuk memasukkan filter warnanya dari kiri dan kanan.
Beberapa hari gak tahu caranya masang filternya hahaha. Semoga membantu ya, teman-teman yang kebingungan seperti aku. :)

Oh iya, kalau ada yang merasa film untuk Diana F+ ini terlalu mahal (soalnya aku merasa film 120mm terlalu mahal, framenya cuma 16 dalam satu roll), bisa pakai film 35mm (framenya 36 dan harganya lebih murah), caranya tinggal diganjal atas dan bawahnya biar posisi filmnya pas di tengah-tengah. Nanti kalau aku sudah nyoba, bakal share ke sini.

Dan selain mahal, film 120mm ternyata di Jogja susah sekali dicari pemirsaaaa...

Monday, February 6, 2012

Plastic Time!

Lihat deh, walaupun mereka kamera plastik dan masih pakai film, tapi hasil fotonya gak kalah sama kamera canggih! :D


Disderi 3 lens
Model: Molly dan Ka Endry



Disderi 3 lens
Model: Lampu taman
Lokasi: Taman



Disderi 3 lens
Model: Molly



Disderi 3 lens
Model: Kapal laut
Lokasi: Pasar Terapung Banjarmasin



Disderi 3 lens
Lokasi: Lapangan Murjani Banjarbaru


Fisheye 1
Langit dan pohon
Lokasi: Ndekso, Yogyakarta


Fisheye 1
Lokasi: Samigaluh, Yogyakarta




Fisheye 1
Lokasi: Sewon, Yogyakarta


Fisheye 1
Lokasi: Kota baru, Yogyakarta

Sunday, January 22, 2012

Untuk Kotak-Kotak Perekam Kenangan

30 hari menulis surat cinta, hari ke-9; Untuk Kotak-Kotak Perekam Kenangan

"The best thing about photos is that it never changes, even when the person in it does." -Iambino/tumblr

Kalian itu perekam yang baik, walau aku belum menjadi pembidik yang baik. Aku masih harus banyak belajar.

Tuhan itu tahu segalanya, Ia tahu beberapa orang termasuk aku bukanlah seorang pengingat yang baik. Maka Ia membuat manusia menciptakan kalian, kotak-kotak perekam kenangan. Agar kami, para pengingat yang buruk, bisa merekam semua kenangan dengan bantuan kalian. Sempurna.

Pertama kali dikenalkan dengan kalian ketika umurku masih 12 tahun, kalau tidak salah. Papa mengajarkan padaku bagaimana caranya membidik lalu memencet. Waktu itu aku tidak tahu jelas apa fungsi kalian, semua yang aku lihat langsung aku abadikan. Mama memarahiku, katanya, rekam yang menurutku pantas untuk direkam saja, karena aku hanya punya 36 kali jepretan dalam satu roll film. Jangan asal jepret, sayang filmnya, katanya.


Akhirnya aku tahu dari mana datangnya lembaran-lembaran foto di album-album foto yang Mama punya. Dan ternyata, dari 36 kali jepretan itu, tidak semua bisa dicetak. Ada beberapa diantaranya yang under exposure, atau terbakar atau memang tidak terekam, bukan begitu?

Beberapa tahun kemudian, kalian hadir dengan inovasi baru. Digital. Aku semakin senang karena bisa merekam kejadian sesukaku, sebanyak apapun yang aku mau, tidak sebatas 36 kali jepretan. Dan setiap kali menjepret, aku langsung bisa melihat hasilnya. Ah, aku semakin jatuh cinta pada kalian.

Tapi, setiap jenis dari kalian punya keistimewaan masing-masing, aku suka hasil fotoku bisa dilihat langsung. Tapi aku juga suka menunggu sambil berdebar-debar, menebak-nebak bagaimana hasil jepretanku. Kalian selalu bisa membuatku penasaran.

Terimakasih ya, para kotak-kotak perekam kenangan, kalian membantuku merekam semua kenangan. Hingga suatu hari ketika aku melihat-lihat hasilnya, aku bisa tersenyum, atau bahkan berkaca-kaca. Terimakasih banyak. :)

Yang selalu menjaga, dan mencintai kalian,
Asa.

Saturday, December 3, 2011

Halo teman baru

Hai, kenalkan, ini teman baruku.
Tadinya pesen di Online Shop Fisheye 2, tapi yang dikirim malah Fisheye 1
kecewa, sedih.
Tapi ya sudahlah, mungkin belum rejeki.
Mungkin suatu hari nanti bisa beli Fisheye 2 kalau sudah punya uang lagi.



Semoga kami bisa berteman baik.
Salam. :)