Showing posts with label Do It Yourself. Show all posts
Showing posts with label Do It Yourself. Show all posts
Saturday, September 22, 2018
Friday, April 13, 2018
Membuat Stempel / Cap dari Penghapus
Selamat menonton video dan selamat mencoba! :D
Tuesday, February 20, 2018
DIY Membuat Tas Mudah Tanpa Dijahit
Video tutorial terbaru sudah diupload di channel Youtubenya Sampan Mimpi. Buat temen-temen yang penasaran gimana cara buatnya, monggo langsung tonton videonya atau klik di sini.
Jangan lupa untuk subscribe channelnya ya biar gak ketinggalan kalau ada video baru.
Semoga berguna dan selamat mempraktekka di rumah :D
Tuesday, June 6, 2017
Membuat Bantal Mudah Tanpa Dijahit dan Dijahit Dari Kain Flanel
Hai teman-teman aku bikin video lagi nih di youtube, kali ini video tutorial tentang gimana caranya bikin bantal dengan dua cara, dijahit dan tanpa dijahit. Mana yang lebih gampang ya? Tonton yuk videonya!
Semoga video ini membantu dan jangan lupa di-subscribe biar kalian nggak ketinggalan kalau ada video baru.
Sampai jumpa! :D
Wednesday, May 18, 2016
DIY Membuat Flower Crown Peri Hutan
Hai sekarang aku lebih sering membuat video tutorial di youtube, kali ini aku ngeshare bagaimana caranya membuat Flower Crown Peri Hutan. Selamat mencoba di rumah! Xoxo.
Monday, January 25, 2016
Luuk Si Naga - Pamer Karya Tugas Akhir bagian I -
Aku bikin Pop Up untuk tugas akhirku ada tiga buku, ceritanya diangkat dari cerita rakyat daerah Kalimantan Selatan, tempat aku lahir dan tumbuh. Ini adalah buku pertama judulnya Luuk Si Naga, bercerita tentang seorang ayah sekaligus seorang suami yang suka mengurung diri di rumah, tidak peduli dengan sekitar. Agar Pop Up ku berbeda dengan Pop Up lain, aku menambahkan unsur kain di dalamnya. Jadi bisa dibilang ini buku Pop Up Kolase hehehe.
Halaman 1
Halaman 2
Halaman 3
Halaman 4
Halaman 5
Wednesday, December 2, 2015
iClay Cupcake Kit
Membeli DIY Kit dari clay di toko buku kesayangan seharga 130.000 hihihihi girangnya minta ampun.
Ini dia penampakannya packagingnya:
Bagian belakang:
Isinya ada tiga buah clay (putih, merah dan biru), Cup untuk kue, cream dan kantongnya, dua deco warna merah dan cokelat, dan ujung kantong cream untuk membentuk cream
Percaya deh, kalian harus ekstra sabar untuk mencampur warna clay ini, karena clay nya super lengket. Nempel nempel di tangan dan elastis banget.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menggunting tiga buah kertas di bagian belakang packagingnya. Fungsinya untuk memperkokoh cup kuenya.
Kemudian setelah tiga kertas tadi ditempel di dalam cup kue, masukkan kertas tidak terpakai yang diremas-remas ke dalam cup. Tujuannya untuk membuat pondasi atau dalamnya cupcake agar tidak terlalu banyak menggunakan clay.
Kemudian, mulai lah mencampur clay. Ini tahap paling susah dan aku gak sempat fotoin karena clay ada di seluruh jariku dan jadi gak bisa pegang kamera untuk foto tahap ini.
Ketika claynya sudah tercampur, saatnya ditaruh di atas cup.
Kira-kira seperti ini, tapi sayangnya yang warna ungu paling fail. Karena pondasi kertasnya kurang.
Lalu cupcake tinggal dihias deh! Begini hasil hiasanku, gak rapi tapi lumayan lah ya hahaha.
iClay ini keringnya gak terlalu lama kok, satu malam aja sudah kering. Dan hasilnya jadi ringaaaaaan banget. Beda sama clay yang lain. Walau mungkin beberapa orang lebih suka clay yang berat. Tapi aku lebih suka clay merk iClay ini karena gak perlu dipanggang. Cukup didiemin aja dia kering dengan sempurna.
Sampai jumpa di postingan selanjutnya. Terimakasih sudah berkunjung dan sempatkan membaca. :)
Tuesday, August 5, 2014
Pop Up Tugas Akhir DKV lalu
Ini tugas akhir udah lama banget dari tahun lalu kayanya, baru diposting sekarang, baru sempet. ;p
Tugas akhir mata kuliah DKV 5, bikin pop up pengetahuan HIV/AIDS buat anak-anak.
Kebetulan aku juga bikin tutorial membuat pop up yang sangat sederhana. Meski terkesan gak niat dan direkam hanya menggunakan android, semoga saja bisa membantu yaa!
Friday, April 13, 2012
Boneka Dari Kain Flanel
Kemarin, diminta Ari untuk ngebuatin boneka untuk seseorang. Setelah lihat contohnya, ternyata gak terlalu sulit. Akhirnya meng-iya-kan dan memikirkan kira-kira bisanya pakai bahan apa. As always, kain felt/kain flanel selalu bisa dipakai untuk membuat apapun, semacam boneka, gantungan kunci, kalung dan lain-lain.
Nah, kali ini aku mau bagi sedikit cara membuat boneka dari kain flanel. Mudah banget. :D

- Pertama buat dulu pola bonekanya di kertas lalu gunting
- Tempel pola pada kain flanel lalu gunting mengikuti bentuk pola pada kertas. Untuk pola di kain flanel ini harus dua lapis ya. :)
- Satukan dua pola flanel dengan menjahitnya
- Jangan dijahit semua, sisakan sedikit untuk tempat memasukkan kapas. Penuhi boneka dengan kapas.
- Pasang mata, tali, buntut, dan lain-lain.
Setelah bonekanya selesai, tinggal dikemas dengan kemasan yang menarik. Gampang 'kan?Selamat mencoba! :D
Wednesday, February 22, 2012
Doodle on "centong nasi"
Sunday, February 19, 2012
Si Bening yang Menawan
Beberapa hari yang lalu mampir ke toko buku buat cuci mata sekalian cari-cari ide buat acara tutor gambar setiap sabtu di RS bersama anak-anak penderita kanker. Waktu sampai di area mainan anak-anak, menemukan yang namanya glass deco. Bentuk cairannya seperti pasta (kata Iby).
Baca-baca cara pakaiannya lalu tertarik. Sepertinya bakal jadi hal yang menyenangkan kalau anak-anak menggambari gelas dengan glass deco ini. Dan ternyata benar, mereka suka dan hasilnya lucu banget! Tutornya aja jadi kepengen juga hihihi (soalnya waktu beli belum dicoba).
Selesai memberikan tutor gambar, langsung nyoba di toples mungil ini di rumah:


Oh iya, walaupun kelihatannya mudah tapi sebenarnya sulit lho. Lihat aja outlinenya masih gak rapi begitu hahaha. Dan satu lagi, sebaiknya jangan ditetesi glass deco-nya terlalu tebal biar keringnya gak lama dan hasilnya jadi lebih bening. Selamat mencoba!
Monday, January 16, 2012
Voila!
Berawal dari melihat tas polos simpel berbahan kain di emperan Malioboro beberapa hari yang lalu, terpikir untuk ngelukis tas itu. Dengan sedikir pikir-pikir, akhirnya menanyakan harga pada si penjual. Ternyata murah. Sudah murah tapi masih aja aku tawar, dan ternyata si penjual mau melepas tas itu dengan harga 2o ribu rupiah. Deal.
Penampakan tas setelah dilukis:

Kenapa melukis perempuan membawa kamera? Karena aku suka memotret. Dan kenapa kameranya harus Holga? Karena aku sedang jatuh cinta sama Holga. Sayangnya uangnya belum cukup buat membeli Holga, jadi ya digambar saja dulu hahaha. Aaaah, semangat nabung buat beli Holga, Asa! :)
NB: Libur telah tiba! Bye tumpukan tugas! :D
Subscribe to:
Posts (Atom)






















